Home / Berdesa / Desa Wajib Danai Pencegahan Stunting
Hadi P. Soeratman, SE Kasi PMD Kec. Bolangitang Barat
Hadi P. Soeratman, SE Kasi PMD Kec. Bolangitang Barat

Desa Wajib Danai Pencegahan Stunting

BOLMONG UTARA_NEWSINTISARI – Desa wajib mengalokasikan dana untuk kegiatan pencegahan stunting melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020, demikian yang ditegaskan oleh Camat Bolangitang Barat Supriadi Goma, S.PdI, melalui Kepala Seksi (Kasie) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Bolangitang Barat Hadi P. Soeratman, SE, via telepon seluler Jumat, 11/7/19.

Untuk itu, pihaknya akan meninstruksikan kepada Kepala Desa sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD), agar memperhatikan penganggaran kegiatan tersebut. Karena lanjut Hadi, di Bolangitang Barat sudah ada dua desa yang pisitif ditemukan penderita Stunting. “Selain desa yang sudah positif, kami menerima laporan bahwa ada juga desa-desa yang masyarakatnya terindikasi stunting”, terang Hadi.

Hal mendasar yang perlu diperhatikan lanjutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menduduki posisi tertinggi penderita stunting dari 15 kabupaten kota se Provinsi Sulawesi utara. “Untuk mengatasi hal ini, harus dikerjakan secara masif hingga ke tingkat desa, dan hal ini diinstruksikan langsung oleh kementerian”, tegas Hadi.

Selain itu lanjut Hadi, pelatihan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), juga menjadi prioritas utama di tahun mendatang, mengingat sebagian besar guru PAUD hanya tamatan SLTA, tentunya tidak memiliki dasar keilmuan sebagaimana disiplin ilmu tenaga pengajar anak usia dini, harapannya para guru PAUD sudah harus memenuhi standar kualifikasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga pengajar. “Guru-guru PAUD akan mendapat pelatihan yang pematerinya langsung dari kementerian, mereka akan memperoleh sertifikat semacam akta IV sebagai pengakuan kualifikasi keahlian tenaga kependidikan”, tutupnya. (Theo_09)

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*