Home / Bolaang Mongondow Raya / Bolmut / Puluhan Nakes Terpapar Covid-19, Sejumlah PKM Di Bolmut Ditutup.
Sofyan Mokoginta, SKM

Puluhan Nakes Terpapar Covid-19, Sejumlah PKM Di Bolmut Ditutup.

NewsIntisari – Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Boroko Kecamatan Kaidipiang bakal ditutup menyusul ditemukannya puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) di PKM tetsebut diduga terpapar covid-19 dengan hasil pemeriksaan reaktif, menggunakan rapid test anti gen.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), dr. Jusnan Mokoginta, MARS, melalui Kepala Bidang (Kabid) Yankes-Palmakes Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut Sofyan Mokoginta, SKM, Senin (26/07/2021).

Menurutnya, PKM Boroko kemungkinan akan ditutup total selama Satu pekan kedepan, mengingat terdapat sedikitnya 37 nakes yang menjalani pemeriksaan rapid test antigen dengan hasil reaktif.

“Kemungkinan Puskes Boroko akan tutup total selama Satu minggu, karena ada sekitar 36 atau 37 nakes yang reaktif antigen,” beber Sofyan.

Selanjutnya kata Sofyan, mereka yang terkonfirmasi itu akan ditindaklanjuti dengan pemerikasan Polymerase Chain Reaction (PCR), mengingat rapid test antigen akurasinya hanya 60 sampai 70 persen.

Sementara lanjut Sofyan, Tiga PKM lainnya yakni PKM Booangitang, PKM Bohabak dan PKM Bintauna hanya boleh menerima pasien rawat jalan, belum diperkenankan melayani pasien rawat inap karena sebagin Nakes di PKM tersebut juga harus menjalani isolasi akibat terpapar covid-19.

“Puskes Bolangitan, Bohabak dan Bintauna masih bisa melaksanakan pelayanan, tapi tervatas hanya pasien rawat jalan, untuk rawat inap masih ditutup sementara karena tenaga kesehatan lain sedang isolasi,” ungkap Sofyan.

Ditambahkannya, pelayanan di Poli klinik tersebut untuk melayani masyarakat tanpa perawatan inap, meskipun demikian skema pelayanannya sangat terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tetap ada pelayanan, tetapi dibatasi. Misaknya hari ini buka, besok tutup, dan setiap sebelum pelayanan, ruangan maupu lingkungan PKM secara rutin dilakukan penyemprotan disinpektan,” tandas Sofyan.

Terpisah, Kepala PKM Boroko, Muhlis Kohongia, SKM saat dikonfirmasi membenarkan rencana penutupan PKM yang dipinpinya, bahkan Ia menegaskan, PKM Boroko mulai ditutup (27/07/2021) untuk Empat Belas hari kedepan.

“Iya, mulau besok (hari ini-red) Puskes Boroko akan ditutup total, belum ada pelayanan kesehatan untuk Empat Belas hari kedepan,” ungkap Kohongia.

Menurutnya, penutupan PKM itu dikarenakan oleh sejumlah nakes yang terkonfirmasi positif covid-19, bahkan terdapat pula dokter yang ikut terpapar.

“Ada 38 nakes yang positif, itu hasil pemeriksaan dari 76 nakes, termasuk Lima orang dokter,” tandas Kohongia.

(f-09)

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*