Home / Bolaang Mongondow Raya / Bolmut / Persiapan Lokasi HUT RI Sudah 95 Persen, Musliman : Formasi Mengacu Pada Edaran Mensesneg RI
Tim Paskibra pada HUT RI ke 76 terpaksa harus melakukan latihan penyesuaian lapangan menyusul Edaran Mensesneg tentang pedoman pelaksanaan upacara peringatan HUT RI tahun 2021.

Persiapan Lokasi HUT RI Sudah 95 Persen, Musliman : Formasi Mengacu Pada Edaran Mensesneg RI

Bolmut – Jelang H-2 upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke 76 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Panitia Pelaksana terus memaksimalkan persiapan secara menyeluruh baik teknis maupun non teknis.

Kepada News Intisari, Ketua Panitia Drs. Musliman Datukramat, Minggu (15/08/2021) di Halaman Kantor Bupati Bolmut, mengatakan persiapan itu sudah mencapai 95 persen.

“Kita sedang mempersiapkan lokasi upacara di halaman Kantor Bupati ini, persiapannya sudah mencapai 95 persen,” ujar Musliman.

Dikatakannya lagi, dipastikan besok memasuki tahapan finishing persiapannya dengan menata sound system di lokasi tersebut sekaligus pelaksanaan pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)

“Jadi besok itu tinggal finishing dan penyiapan sound, juga tahapan pengukuhan Paskibra,” tutur Musliman.

Musliman yang juga sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) itu mengungkapkan, formasi pelaksanaan upacara pada 17/8 yang jatuh pada Selasa itu mengacu pada Surat Edaran (SE) Menter Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, dengan jumlah peserta yang sangat terbatas.

“Sesuai edaran Mensesneg, peserta hanya terdiri dari TNI 20 orang, Polri 20 orang dan Satpol yang mewakili PNS 20 orang,” beber Musliman.

Sedangkan undangan VVIP lanjutnya, dibatasi hanya 30 orang, sudah termasuk Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan DPRD, sejumlah organisasi vertikal di daerah serta unsur Perbankan.

“Untuk undangan VVIP, Bupati, Forkopimda, pimpinan DPRD, beberapa organisasi vertikal yang ada di daerah termasuk perbankan, dibatasi hanya 30 orang,” lanjut Musliman.

Sementara itu, imbuhnya para pinpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa diwajibkan mengikuti upacara dari kantor masing-masing secara virtual.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, usai upacara, Bupati dan Forkopimda, langsung connect dengan Istana Negara mengikuti peringatan detik-detik proklamasi melalui video conference (vicon) dari ruang kerja masing-masing, sehingga benar-benar tidak ada kerumunan orang dalam satu ruangan yang berpotensi melanggar Prosedut Tetap (Protap).

“Sesuai edaran, pada detik-detik Proklamasi, untuk Forkopimda itu wajib mengikuti dari kantor masing-masing melalui video conferece (vicon), termasuk para pimpinan SKPD dapat mengikuti secara vicon atau melalui chanel televisi,” tutup Musliman.

(f-09)

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*